SHARE
Biaya Balik Nama Motor dan Prosedurnya
Ilustrasi Biaya Balik Nama Motor (FOTO : Lifestyle)

Netizenpos.com-Setiap pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat diwajibkan membayar pajak kendaraan yang nantinya berguna untuk membuat fasilitas umum seperti jalan raya dan lainnya. Salah satu jenis pajak bagi kendaraan dora dua atau sepeda motor adalah balik nama. Tentu para pengguna sepeda motor sudah tahu tentang pajak dari balik nama dimana kepemilikan kendaraan beralih tangan.

Untuk lebih mengerti tentang balik nama motor dan berapa biayanya berikut penjelasannya secara lengkap.

Sebelum melakukan pembayaran dari balik nama, sebaiknya Anda mempersiapkan beberapa dokumen yang terdiri dari:

  1. KTP pemilik kendaraan baru baik asli maupun fotokopi.
  2. Surat STNK asli dan fotokopi.
  3. BPKB fotokopi dan asli.
  4. Kwitansi pembelian motor yang sudah ditandatangani di atas materai.

Setelah mempersiapkan semua dokumen barulah Anda melakukan beberapa tahapan berikut:

Mendatangi SAMSAT

Untuk bisa memproses balik nama kendaraan maka perlu mengunjungi kantor SAMSAT atau Sistem Manunggal Satu Atap yang ada didekat lokasi Anda. Jangan lupa untuk membawa semua dokumen penting yang sebelumnya dipersiapkan.

Lakukan Tes Fisik

Sepeda motor perlu dilakukan pengecekan fisik yang dilakukan oleh petugas pengecekan. Nantinya setelah selesai pengecekan fisik, Anda akan diberikan bukti berupa lembaran hasil berupa nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Setelah mendapatkan bukti pengecekan langsung menuju ke loket pengesahan cek fisik. Setelah selesai di validasi maka proses balik nama bisa diproses.

Pendaftaran Balik Nama

Jangan lupa setelah melakukan pengecekan, ANda bisa melakukan pendaftaran ke loket Balik Nama. Pada loket tersebut Anda harus memberikan dokumen berupa STNK asli beserta fotokopinya, BPKB asli dan fotokopi, serta KTP asli maupun fotokopi, beserta hasil cek fisik yang sudah dilakukan proses validasi. Setelah mendapatkan valiasi di loket Balik Nama maka Anda akan mendapatkan formulir yang wajib diisi secara lengkap. Setelah selesai diisi maka berika lagi ke petugas di loket lainnya sembari menunggu mendapatkan panggilan. Biasanya untuk proses balik nama tidak bisa satu hari jadi, rata-rata prosesnya menunggu 2 sampai 5 hari.

Pembayaran Pajak dan Pengembalian Notice

Setelah mendapatkan konfirmasi lebih dari 2 hari maka Anda harus mendatangi SAMSAT dan membawa berkas lembaran berupa tanda terima dan BPKB aslinya. Serahkan tanda terima pada loket pendaftaran balik nama dan bila diminta menunjukkan BPKB aslinya maka tunjukkan ke petugas dan jangan lupa untuk menyerahkan fotokopi kwitansi pembelian. Nantinya petugas akan memberikan rincian mengenai biaya yang harus Anda bayar.Setelah mendapatkan rincian biaya maka langsung membayar ke loket pembayaran.

Pengambilan STNK

Jika sudah selesai melakukan pembayaran tunggu sampai mendapat panggilan untuk mengambil STNK yang sudah dibalik nama atas nama Anda. Langkah selanjutnya mengurus balik nama dari surat BPKB.

Mendatangi Polda

Untuk mengurus balik nama BPKB tidak berbeda jauh dengan STNK dimana Anda harus mengunjungi Polda setempat dengan membawa berkas terdiri dari fotokopi STNK asli yang atas nama Anda, fotokopi BPKB, fotokopo KTP, fotokopo hasil pengesahan dari cek fisik, BPKB asli, dan fotokopo kwitansi pembelian motor.

Membayar di Loket Bank

Tidak usah menunggu lama, nantinya Anda akan diberikan nomor antrian beserta formulir untuk proses balik nama BPKB. Jika semua berkas sudah lengkap maka petugas akan memberikan tanda pembayaran di Bank BRI. Untuk biayanya Anda dikenakan sebesar Rp 80.000. Jika sudah membayar berikan bukti slip setoran dan tempelkan stiker yang nantinya diberikan pada formulir pendaftaran.

Isi Formulir Pendaftaran BBN BPKB

Jika semua peryaratan dilalui maka isi formulir pendaftaran yang sudah sesuai dengan data motor Anda kemudian tempelkan stiker khusus dari Bank yang tadi Anda gunakan sebagai tempat membayar. Tunggulah panggilan nomor antrian lalu setelah dipanggil berikan berkas dan formulir kepada petugas. Nantinya aka nada tanda terima sebagai bukti persyaratan BPKB. Informasi mengenai pengambilan BPKB juga sudah disertakan dalam tanda terima tersebut.

Pengambilan BPKB

Jika sudah jatuh tempo maka datangi Polda lagi untuk mengambil surat BPKB dengan membawa bukti KTP asli atau fotokopi beserta tanda terima. Tunggu sampai nomor antrian dipanggil lalu serahkan dikumen dan BPKB baru Anda sudah bisa dibawa pulang.