SHARE
Tips Atur Waktu Cuti Untuk Para Ibu Karier
Tips Atur Waktu Cuti Untuk Para Ibu Karier (FOTO : BlogSukawu)

Netizenpos.com – Setiap wanita pasti memiliki keinginan untuk mencari nafkah sendiri dengan tujuan membantu keuangan suami. Meskipun banyak wanita karir mencari nafkah dengan berbisnis ternyata masih banyak juga yang menjalankan cara untuk mendapatkan nafkah dengan cara menjadi karyawan.

Seperti yang kita tahu bahwa setiap karyawan memiliki hak cuti dalam beberapa bulan atau satu tahun sekali. Apalagi di tahun baru pasti dari kebijakan perusahaan akan menawarkan kenaikan gaji serta memberikan sebuah inovasi baru dari sistem pengambilan cuti. Ketika dihadapkan dengan cuti pastinya sangat membingungkan dalam penentuan waktu karena waktu cuti bisa digunakan untuk liburan ataupun hal mendadak seperti sakit.

Maka dari itu bagi Anda yang menjadi wanita karir harus berhati-hati dalam menentukan waktu cuti agar lebih terasa efektif. Lalu apa saja cara untuk mendapatkan waktu cuti tersebut?

Ingatlah Akan Cuti Bersama

Sebelum memutuskan waktu cuti sebaiknya lihat lagi kalender tahunan dimana terdapat beberapa hari libur khususnya cuti bersama sebanyak 3 sampai 5 hari pada saat hari raya Lebaran, serta masih banyak cuti lainnya terkait hari libur Nasional. Hitunglah jumlah cuti tahunan tersebut apakah sudah cukup untuk wakti libur Anda atau belum. Rata-rata setiap karyawan memanfaatkan momen Lebaran dan Natal untuk mendapatkan hari cuti yang lebih nyaman.

Menghitung Waktu Liburan

Kepentingan akan cuti memang beragam karena memanfaatkan tanggal merah akan memberikan keleluasaan dimana liburan memerlukan waktu cukup lama terlebih lagi jika ingin berlibur ke luar negeri. Namun, sebaiknya gunakan hari-hari libur nasional setidaknya selama 2-3 harian untuk bisa mendapatkan waktu tepat merelaksasi tubuh.

Keperluan Anak Sakit

Terkadang bagi anak-anak yang sedang mengalami sakit memerlukan perhatian lebih. Bila sakit anak terbilang cukup parah sampai menghabiskan waktu lebih dari 3 hari sebaiknya izin setengah hari saja karena akan mergui jika mengambil jatah cuti untuk waktu anak sakit.

Perhatikan Deadline Job Anda

Satu kali lagi dari segi pekerjaan memang harus lebih penting daripada liburan, sebaiknya gunakan waktu seefisien mungkin untuk bisa menyelesaikan pekrjaan secara maksimal kemudian gunakan waktu cuti jika pekerjaan sudah selesai. Pasti kurang menarik bila saat Anda cuti ada telepon dari kantor yang menanyakan pekerjaan Anda pasti kurang mengenakkan.

Berunding Dengan Rekan Kerja

Peran rekan kerja juga cukup vital untuk memberikan gambaran mengenai waktu cuti yang akan Anda ambil. Sebaiknya perhatikan pengalaman karyawan tersebut untuk bisa memilah waktu dari cuti sampai bekerja kembali. Rata-rata karyawan akan berkonsultasi dengan pihak HRD untuk bisa memberi waktu yang tepat dalam mengambil cuti.

Mengambil cuti memang cukup riskan ketika suasana perusahaan sedang on fire sepertinya kurang cocok untuk mengambil cuti. Bagi Anda yang menginginkan waktu cuti yang lebih tepat sebaiknya konsultasilah ke pihak atasan ataupun HRD untuk memberikan gambaran mengenai waktu untuk cuti. Banyak orang salah dalam menentukan cuti dimana saat hari raya nasional seperti Lebaran, Natal dan lain-lain mereka tidak bisa cuti lagi. Jadi sangatlah penting untuk mempertimbangkan faktor kenyamanan dalam mengambil keputusan kapan akan cuti. Sebagai seorang wanita karir memang cukup rumit apalagi jika kondisi anak atau suami sedang mengalami sakit bisa jadi waktu cuti akan diambil saat itu juga. Maka dari itu sebaiknya pikir matang-matang mengenai waktu yang tepat untuk mengambil waktu cuti Anda.