SHARE
8 Permainan Tradisional Dari Belahan Dunia yang Sampai Sekarang Masih Dimainkan
8 Permainan Tradisional Dari Belahan Dunia yang Sampai Sekarang Masih Dimainkan (sumber : Wikimedia)

Netizenpos.com – Zaman modern seperti sekarang membuat anak-anak menikmati masa-masa kecilnya dengan bermain perangkat gadget seperti smartphone atau dari tablet, dan PSP. Padahal permainan gadget tidak selalu memberi dampak positif bahkan cenderung negative salah satunya membuat anak sulit bersosialisasi. Mungkin Anda pernah bermain permainan tradisional saat usia anak-anak, dan kali ini akan kita bahas jenis permainan tradisional menarik yang sampai sekarang dimainkan di berbagai negara di dunia.

Greece : Statues

Satu permainan yang masih dimainkan berdasarkan cerita dari Dewa Zeus dan teman-temannya. Anak-anak di Yunani sudah sangat akrab dengan patung-patung dewa di zaman dahulu sehingga permainan Statues ini sangat erat hubungannya dengan sejarah. Ada beberapa peralatan wajib dari permainan ini mulai dari bola, batu, ranting kayu, dan lainnya. 4 orang anak bisa memainkan game ini. Cara mainnya terbilang unik, satu anak berjaga dengan posisi mata tertutup di tengah lapangan kemudian berhitung 1-10 atau lebih, sedangkan pemain lainnya berjaga juga berhitung dan dari pemain lain akan berlari ke semua rah. Ketika pemain yang berjaga berteriak kata “Agalmata” maka pemain yang lari harus terdiam, uniknya dari pose diam bisa meniru bentuk patung ataupun tugu.

Chile : Corre, Corre La Guaraca

Permainan berikutnya datang dari Chile dengan nama Corre la Guaraca. Nama La Guaraca sendiri berarti “lari-lari” kemudian dari jumlah pemainnya sebanyak 5 orang dengan usia 5 tahun ke atas. Peralatan dari permainan satu ini hanya sebuah saputangan saja dan cara bermainnya cukup mudah. Beberapa pemain akan duduk melingkar dengan satu orang membawa saputangan berlari keliling lingkaran tersebut. Dari pemain yang duduk akan bernyanyi Corre, Corre, la Guaraca kemudian nanti pemain yang menengok akan ditepuk. Jika nanti si pelari satu keliling tanpa ketahuan anak yang menjatuhkan saputangan maka si anak tersebut akan kalah.

Oonch Neech

Permainan menarik lainnya berasal dari Pakistan bernama Oonch Neech. Permainan tradisional satu ini dimainkan oleh 4 orang atau lebih dan dari peralatannya terdiri dari lapangan terbuka, seluncuran, batu-batuan, kemudian kursi. Cara bermainnya terbilang mudah, satu anak akan berjaga dan harus memilih salah satu akan duduk atau berdiri. Kalau yang jaga memilih neech maka pemain lainnya tak bisa menangkap kalau mereka di sedang berdiri, tetapi sebaliknya kalau si anak jaga memilih oonch maka pemain lainnya harus jongkok bila tak ingin tertangkap. Kalau di Indonesia permainan Oonch Neech mirip seperti petak jongkok.

Egg Jousting

Armenia juga punya permainan unik dengan peralatan berupa telur rebus berwarna warni. Egg Jousting lebih mirip dengan permainan telur paskah, tetapi berbeda dari cara memainkannya. Nantinya dua anak akan mengadu telur masing-masing di bagian ujung telur hingga salah satu telur retak. Rata-rata telur akan bertahan selama 3-4 kali sebelum retak. Jika telur lawan retak maka harus diberikan kepada pemenang sebagai piala dan pada akhirnya jikga sudah terkumpul banyak maka telur bisa diolah menjadi roti lapis.

Pilolo

Satu lagi permainan menarik dari Ghana bernama Pilolo. Permainan tradisional ini membutuhkan 6 pemain berusia 4 tahun ke atas dan peralatannya terdiri dari batu dan kayu. Cara bermain pilolo sangat mudah cukup menentukan pemimpin dan si pencatat waktu lalu buat garis finishnya. Setelah itu si pemimpin akan menyembunyikan koin di sekitar tempat bermain dan dari pemain lainnya menutup mata. Jika si pemimpin berteriak Pilolo maka waktu pencari sudah dimulai dan dari pemain yang berhasil menemukan koin akan mendapat satu poin.

Nah, itu tadi beberapa permainan tradisional yang bisa kamu mainkan meskipun dari luar negeri. Masih banyak permainan lainnya mampu memberikan masa-masa kecil lebih bahagia dibandingkan bermain gadget.